Rabu, 01 Mei 2013

Tugas Softskill 2 Akuntansi Internasional

Handra Ramadhanto_25209080_4eb19
Tingkat Pertumbuhan Penduduk dan Beban Ketergantungan yang Terlampau Tinggi

India Dengan Tujuh Milyar Penduduknya

India yang kita kenal sebagai salah satu negara maju selain China,Korea Selatan,dan beberapa negara  Asia lainnya,  tentu menyimpan juga bermacam-macam masalah sosial dengan   7 milliard penduduk pada akhir bulan oktober 2011 lalu. Berdasarkan  data2  yang dihimpun oleh US Census Bureau, penduduk  India nantinya akan melampaui China pada tahun 2025 sebagai negara terpadat didunia.
Pemerintah India masih berusaha memperbaiki infrastruktur, dan lingkungannya, termasuk kota2 dan kampung2, pelayanan kesehatan, sistim pendidikan yang nampaknya kedodoran dengan pertambahan penduduk yang pesat.
Di tempat-tempat kumuh, seperti yang terlihat di kota Gorakhpur bagian selatan,  diperlihatkan keadaan kota yang sesunguhnya.Dimana  terpajang  billboard dari berbagai2 perguruan tinggi dan kursus2 lainnya untuk memberi pendidikan yang cukup kepada kaum mudanya.Inilah salah satu cara pemerintah menekan  frustrasi dan persoalan sosial lainnya.Namun nampaknya mutu sekolah2 swasta lebih baik dibanding dengan  sekolah2 negri yang selalu kekurangan guru.
  •   Kualitas penduduk rendah
India memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Ini mempengaruhi kualitas atau mutu penduduk India. Masyarakat India kurang memiliki keahlian dan keterampilan dalam bekerja. Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan yang bagus.
  •   Rendahnya pendapatan per kapita
Pendapatan per kapita artinya rata-rata pendapatan penduduk setiap tahun. Pendapatan per kapita penduduk India masih rendah. Remdahnya pendapatan per kapita rendah berkaitan erat dengan banyaknya masyarakat miskin.
  •   Tingginya tingkat ketergantungan
Penduduk yang tidak tidak bekerja disebut penduduk yang tidak produktif. Biasanya penduduk yang tidak bekerja adalah yang telah berusia lanjut atau masih anak-anak dan remaja. Mereka ini disebut usia nonproduktif. Penduduk nonproduktif menggantungkan hidupnya pada penduduk produktif (bekerja). Karena usia nonproduktif tinggi, maka tingkat ketergantungan di Indonesia cukup tinggi.
  •   Kepadatan penduduk
Beberapa kota besar di India sangat padat. Tingginya kepadatan penduduk menyebabkan masalah-masalah sosial seperti pengangguran, kemiskinan, rendahnya pelayanan kesehatan, meningkatnya tindak kejahatan, pemukiman kumuh, lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, dan sebagainya.

Dampak positif
Dampak positif dari banyaknya jumlah penduduk adalah mudah memperoleh tenaga kerja yang murah namun, dampak negatif yang terjadi adalah sebagian besar jumlah penduduk yang memiliki pendidikan rendah akan menghambat proses pembangunan yang terjadi karena dengan pendidikan yang rendah maka penduduk Negara ini akan semakin tertinggal dari bangsa lain. Pertumbuhan penduduk yang tinggi akan memerlukan usaha yang besar untuk mempertahankan suatu tingkat kesejahteraan rakyat tertentu didalam memenuhi kebutuhan pokok seperti: makanan, perumahan, pakaian, pekerjaan, pendidikan dan kesehatan. Kebutuhan – kebutuhan pokok tersebut akan semakin meningkat akibat adanya pertambahan penduduk.
Penanganan terhadap masalah tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun tanggungjawab semua orang yang berada di dalam wilayah negara tersebut. Diperlukan adanya pemahaman bahwa konsep “banyak anak banyak rejeki” sekarang ini sudah tidak dapat diterapkan lagi, yang terjadi sekarang ini adalah banyak anak maka akan semakin banyak tanggungan yang akan ditanggung. Ketika didalam diri setiap individu telah tertanam mindset bahwa banyak anak tidak akan selalu banyak rejeki maka dapat meminimalisir tingkat kelahiran yang semakin tinggi tersebut. Indonesia merupakan salah satu negara dengan 37% jumlah penduduk berusia produktif. Hal tersebut tentunya akan sangat mempengaruhi pertumbuhan penduduknya, jika penduduk yang berusia produktif tersebut memilih untuk melakukan pernikahan muda, maka yang terjadi adalah semakin banyak bayi yang dilahirkan secara hidup. Umur produktif merupakan umur dimana seorang wanita akan memiliki kemampuan melahirkan selamat lebih tinggi dibandingkan dengan umur – umur lainnya.
Pemerintah terus berupaya mengatasi masalah-masalah kependudukan di atas. Upaya yang mesti dijalankan pemerintah antara lain sebagai berikut.
1. Menekan laju pertumbuhan penduduk melalui program keluarga berencana.
2. Melaksanakan program transmigrasi.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
4. Membuka lapangan kerja sebanyak mungkin, dan sebagainya.
Kurang pahamnya remaja terhadap kesehatan reproduksi mereka juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk di suatu negara. Dengan pengetahuan yang minim banyak remaja yang akan mudah merasa penasaran terhadap hal – hal yang seharusnya tidak mereka lakukan di umur mereka ini. Sehingga diperlukan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, sekolah dan keluarga untuk selalu memberikan informasi dan pengetahuan terhadap remaja agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Beberapa penjelasan diatas tentunya tidak akan mampu mencakup semua aspek yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk merupakan tanggungjawab bersama, sehingga diperlukan adanya kerjasama yang kuat antara semua pihak agar pertumbuhan penduduk tersebut tidak menimbulkan banyak permasalahan – permasalahan seperti sekarang ini.
Sumber:

Sabtu, 06 April 2013

Tugas Softskill Akuntansi Internasional



Handra Ramadhanto_25209080_4eb19


Soal Jawaban

1.   Endsty mendapatkan deviden dari sejumlah saham yang ia miliki di luar negeri sebesar 1.500 USD (Dollar Amerika). Ia berniat untuk membeli sebuah sepedah seharga 7.100 HKD (Hongkong Dollar). Dan ia ingin membelikan anaknya sebuah pakaian seharga 85.000 JPY (Japanese Yen ). Berapa Rupiah yang harus disiapkan dari tabungannya (Kurs 05 April 2013)?

Jawab :
1.400 USD (Dollar Amerika) x 9.728,00 `kurs beli`               = Rp. 13.619.200

Sepedah            : 7.100 HKD x 1.298,00 `kurs jual`     =  Rp. 8.633.600
Pakaian              : 85.000 JPY x  102,08`kurs jual`       Rp.  8.448.150+
                                                                                 Rp. 17.081.750
    Rp. 17.081.750 – Rp. 13.619.200 = Rp. 3.462.550

2.  Simangungsong seorang warga Medan, ia mendapat hadiah dari perusahaannya atas kinerjanya di perusahaan untuk tour menuju ke Swedia. Untuk memenuhi kebutuhannya di sana ia mempunyai uang senilai  Rp. 62.000.000. Ketika ditukar di bank berapa SEK (Swedish Krona)
yang akan ia peroleh (Kurs 5 April 2013) ?
Jawab :       
SEK (Swedish Krona)               62.000.000
                                                     1.543,00 `kurs jual`
                                                =   40.181.46 SEK

3.  Joko mengimpor Motor Sport dari Swiss dengan harga 8.632 CHF (Swiss France). Berapa SGD yang harus dibayar Miko (Kurs 5 April 2013) ?
Jawab :
8.632 CHF (Swiss France) x 10.525,00 `kurs jual`       = Rp. 88.408.944
SGD (Singapore Dollar)     =  Rp. 88.408.944
                                                 7.939,00 `kurs jual`
                                              =  11.136.03 SGD

4.  Mr. Dempsey adalah seorang wisatawan asal Texas yang sedang berkunjung ke Depok dengan membawa uang sebesar 3.500 USD (US Dollar). Ketika ditukar di Bank maka berapa Rupiah yang di dapat Mr. William (Kurs 05 April 2013) ?   
Jawab :
3.500 USD (US Dollar) x 9.728,00 `kurs beli`    = Rp. 34.048.000

5.  Marno  mendapat kiriman uang dari kakaknya yang bekerja di Hongkong sebesar 700 HKD (Hongkong  Dollar) dan kiriman dari ayahnya yang bekerja di Singapura sebesar 10.000 SGD (Singapore Dollar). Berapa  Rupiah uang  yang akan diterima Marno (Kurs 5 April 2013) ?

Jawab :
700 HKD (Hongkong Dollar) x 1.216,00 `kurs beli`          = Rp.        851.200
10.000 SGD (Singapore Dollar) x 7.792,00 `kurs beli`       = Rp. 77.920.000 +
Total Uang yang diterima                                              Rp. 78.771.200

6.  Mario Alay mempunyai tabungan senilai 9.001 GBP (British Pound), ingin membuka usaha di bidang impor bedak dari Canada, ia membutuhkan 8.001 CAD (Canadian Dollar) untuk modal usahanya. Berapa Rupiah yang harus ia siapkan untuk modal usahanya (Kurs 05 April 2013) ?
Jawab :
9.001 GBP (British Pound) x 14.775,00 `kurs beli`        = Rp.  132.989.775
8.001 CAD (Canadian Dollar) x 9.718,00 `kurs jual`= Rp.    76.361.544 -
                                                                             Rp.  209.351.319 (yang harus disiapkan)

7.  Inem mempunyai tabungan di BANK luar negeri sebesar 126.000 SAR (Saudi Arabian Riyal), Ia ingin mengajak Anak dan ke 3 suaminya untuk tour ke Singapura dengan biaya per orang 212 SGD (Singapore Dollar) dan biaya fiskal Rp. 1.500.000. Berapa USD (Dollar Amerika) biaya yang harus di keluarkan (Kurs 05 April 2013) ?

Jawab :
126.000 SAR (Saudi Arabian Riyal) x 2.502,00 `kurs beli`  = Rp. 315.252.000

Biaya Tour   = (5 x 212 SGD ) x 7.939,00 `kurs jual`         = Rp. 8.259.520
Biaya Fiskal = 1.500.000 x 5                                        = Rp.   7.500.000 +
     Total Biaya                                                                             Rp. 15.759.520
USD (Dollar Amerika)   =  15.759.520
                                            9.782,00 `kurs jual`
                                           =  $ 1.611.07



8.  Mrs. Nyeess seorang turis asal Norwegia, ia mengajak keluarganya untuk berkunjung ke Cakung dengan tujuan ke Kampus J5 dengan membawa uang sebesar 9.500 NOK (Norwegian Krone). Ketika ditukar di BANK maka uang yang di dapat Mrs. Nyees adalah (Kurs 05 April 2013) ?    
Jawab :
9.500 EUR (Norwegian Krone) x 1.603,00 `kurs beli`   = Rp. 15.228.500

9.  Maumuntah seorang warga Matraman, ia berkunjung ke New Zealand untuk berlibur ke rumah saudaranya dengan membawa uang sebesar 3030 NZD (New Zealand Dollar). Sepulang dari New Zealand ia mempunyai sisa uang 880 NZD (New Zealand Dollar). Sisa uang yang ia punya ingin ditukarkan ke mata uang EURO untuk menambahkan kekurangan uang yang ia miliki untuk ia berwisata ke Italia. Berapa EURO yang ia dapat (Kurs 05 April 2013) ?

Jawab :
3030 NZD (New Zealand Dollar) x 8.123,00 `kurs beli`         = Rp. 24.612.690
Sisa
880 NZD (New Zealand Dollar) x 8.123,00 `kurs beli`  = Rp. 7.148.240
EURO                                        =  7.148.240      
                                                       12.701,00 `kurs jual`
                                                    =  562.81 EUR

10.         I Made in Bali seorang warga negara Indonesia ia ingin berkunjung ke Melbourne untuk Traveling. Ia mempunyai uang senilai Rp. 355.000.000. Ketika ditukar di bank berapa AUD (Australian Dollar) yang akan ia peroleh (Kurs 05 April 2013) ?

Jawab :       
AUD (Australian Dollar)        =  355.000.000
                                                     10.252,00 `kurs jual`
                                                =   34.627.39 AUD

Sumber :

http://www.bankmandiri.co.id/resource/kurs.asp

Sabtu, 08 Desember 2012

KASUS PT GREAT RIVER INTERNATIONAL Tbk

1        Identifikasikan pelanggaran apa saja yang terjadi dalam artikel di atas !

Jawab :
Pelanggaran terhadap prinsip-prinsip etika profesi akuntan antara lain :
  • Pelanggaran terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) berkaitan dengan laporan audit atas        laporan keuangan konsolidasi PT Great River International Tbk tahun 2003.
  • Fuad menyatakan telah menemukan adanya indikasi konspirasi dalam penyajian laporan keuangan Great River tersebut.
  • Empat anggota direksi perusahaan tekstil ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pemiliknya, Sunjoto Tanudjaja dalam kasus adanya temuan auditor investigasi Aryanto, Amir Jusuf, dan Mawar, yang menemukan indikasi penggelembungan akun penjualan, piutang, dan asset hingga ratusan miliar rupiah di Great River.
  • Selama mengaudit buku Great River pihak Deputy Managing Director Johan Malonda, Junstinus A. Sidharta tidak menemukan adanya penggelembungan akun penjualan atau penyimpangan dana obligasi, namun dia mengakui metode pencatatan akuntansi yang diterapkan Great River berbeda dengan ketentuan yang ada.
  • Dugaan overstatement pada laporan keuangan Great River tahun 2003 karena pencatatan untuk akun penjualan menggunakan metode yang berbeda dari ketentuan yang ada.
  • Menurut Bapepam, Terdapat indikasi penipuan dalam penyajian laporan keuangan karena Bapepam menemukan kelebihan pencatatan penyajian akun penjualan dan piutang dalam laporan tersebut.

2     Menurut anda, apakah ada hubungannya antara kesalahan pencatatan atas laporan keuangan dengan kesulitan perusahaan dalam membayar hutangnya ?

Jawab :
Menurut saya jelas terdapat hubungan antara kesalahan pencatatan atas laporan keuangan dengan kesulitan perusahaan dalam membayar hutang, karena dalam kasus tersebut di sebutkan bahwa ditemukan indikasi penggelembungan akun penjualan, piutang dan asset hingga ratusan miliar rupiah di Great River. Akibatnya, Great River mengalami kesulitan arus kas. Kesalahan pencatatan atas laporan keuangan dapat menghambat arus kas masuk dan arus kas keluar karena kesalahan pencatatan tersebut dapat  mendefisitkan kas yang ada pada perusahaan tersebut. Sehingga perusahaan kesulitan dalam membayar hutang-hutangnya.